tapi dimata tuhan semua manusia sama.
pernah anda berjalan dalam keramain, melihat dan mempunyai keinginan untuk memiliki sesuatu, kita anggap saja barang. ketika anda melintas disebuah lorong ruko perbelajaan tak sengaja anda telah melihat seorang anak kecil sedang duduk dilantai jalan sembari meletakkan kedua tangannya di lutut kakinya dengan berpegang sebuah karung kecil yang ntah berisi apa. bahkan bukan hanya anda, setiap orang yang lewat didepannya bahkan seperti tak melihat anak itu, entah apa yang terjadi pada setiap orang dilokasi itu.
Sebuah contoh arti kehidupan di ddunia ini, sebuah keinginan yang kuatbisa membutakan semua yang anda lihat semua tentang kebaikan untuk ddiakhirat yang kan menolong anda dialam baka,
kita bukan memnceritakan siapa yang baik dan siapa yang buruk, tetapi coba anda berbalik dan melihat anak kecil tersebut, dan mengahampirinya, tanyakan padanya yang terduduk lemas disana, siapa namannya ? kenapa dia disana ? tetapi hal kecil ini jarang terfikir oleh segelintir bahkan banyak orang.
ini pengalaman pribadi saya dan saya mennulis ini bukan untuk menceermikan diri siapapun termasuk saya sendiri.
pada saat malam itu saya berdua dengan teman saya sedang berjalan menuju salah satu pusat perbelanjaan dikota saya, sesampainya disana kami tidak sengaja melintasi seorang anak kecil yang sedang duduk disudut tiang bangunan itu, pada malam itu kebetulan sedang ramai dikunjungi oleh masyarakat sekitar.
berlanjut cerita saya dan teman saya hanya sekilas memandang anak kecil itu dan saya yang tak habis fiikir semua orang yanng lewat didepannya seperti tak melihat anak itu, sembari berjalan dan memasuki lokasi, saya masih terfikir dengan anak kecil itu, kenapa malam hari dia duduk disana bukkannya pulang kerumah tidur istirahat, kebetulan hari pada malam itu usai sudahnya hujan melanda.
apa yang saya cari di toko tersebut telah saya beli,, dan kami memutuskan untuk pulang, saya terkejut melihat anak itu masi ada ditempat ia duduk, kemudian saya yang tidak tega langsung menghhampiri anak itu dan bertanya ; " kenapa kamu nggak pulang dek?. dia menjawab "nanti"
kamu dengan siapa ? bapak saya"
lo,,bapaknya mana ? nggak tau om, tadi dia pergi kebelakang.
setelah saya lihat dan saya sedkit pahami, ternyata anak itu adalah seorang pemulung, dia disana kedinginan dan sedang menunggu ayahnya yang mencari barang bekas disekitar mall tersebut.
berlanjut cerita saya memberikan sedikit rezeki yang saya dapat untuk anak itu dan menyuruhnya untuk mencari bapaknya agar ia ajak pulang. anak itu hanya tersenyum dan berkata terimakasi kepada saya. kemudian kami pulang.
cerita ini bukan permata berharga yang ada didunia, tapi permata di akhirat yang memberikan nilai lebih kepada manusia dimata tuhannya.
ketika kita kecil apa yang yang kita dapat apa yang kita rasakan akan berbuah dan berasa pada saat kita tumbuh menjadi manusia dewasa.
pahit manis hidup akan sangat terasa pilu saat anda melihat orang-orang yang sama nasipnya seperti anda dulu. maka dari itu tumbuhkan dan pupukla rasa solidaritas sosial keprimanusiaan dan jiwa toleransi terhadap sesama sedari anda kecil,sampaikan untuk semua anak cucu kita, saat anda berlutut dan berdoa tentang perjuangan hidup anda biarkanlah air mata anda keluar sendirinya. itu menandakan bahwa anda adalah manusia yang memiliki perasaan sebagai manusia yang ingin membantu dan mengerti akan kejamnya kehidupan. perjuangan dan pegorbanan tidak kan pernah sia-sia dimata tuhan, nikmatilah apa yang kan ddiberikan tuhan kepada kitta saat kita melakukan hal baik. sesekali cobolah anda renungi saat anda beribadah, anda ulas kembali masa-masa disaat anda terjepit oleh kekejaman dunia terbuang oleh keserakahan manusia sampai anda mampu bangkit dan sedikit lega menghirup udara kehidupan. biarkan jiwa anda membersihkan semua kecemasaan atas kehhilangan apa yang anda punya, karena semua yang anda punya tidakkan anda bawa saat anda dialam bakka.
terimakasi untuk yang membaca artikel atau sedikit cerita ini, semoga kita menjadi orang-orang yang mensyukuri nikmat dan berjiwa sosial.amin...